Teknologi Menulis




Oleh : Charis Hidayat

Dunia teknologi kini sudah sangat canggih, beberapa tahun silam perkembangan teknologi belum sepesat saat ini. teknologi yang selangkah maju melebihi perkembangan lainya membuat berbagai macam kemudahan. Dari kemudahan komunikasi, layanan, hingga pembelajaran. Siapapun sekarang bisa mengakses dan menggunakan jenis teknologi yang beragam. Teknologi sudah dapat memberikan apapun yang dahulunya mungkin saja mustahil untuk dilakukan. Percepatan-percepatan dapat dimaksimalkan melalui teknologi yang mutakhir, bahkan teknologi saat ini sudah mampu dikuasai bukan saja oleh orang dewasa melainkan oleh anak-anak dibangku SD kesemuanya sudah mampu melek teknologi.

Perubahan zaman ini, mendorong banyaknya manusia di dunia untuk menggunakan teknologi serta mengalami ketergantungan pada keberadaanya. secara positif, jika dipikir berkembangnya teknologi juga akan berpengaruh pada tatanan kehidupan setiap manusia. Karena, teknologi selalu saja menawarkan kemudahan dan kepraktisan (instan) dalam mengerjakan segala sesuatu. meski demikian masih saja ada manusia yang enggan untuk mengikuti perkembangan teknologi, mungkin saja dirinya merasa bahwa dengan kehidupan versinya tanpa adanya teknologi sudah memberi kenyamanan serta ketentraman. tuntutan saat ini memang mau tidak mau mengharuskan setiap manusia untuk memanfaatkan teknologi setidaknya sebagai upaya mengimbangi kesadaran bahwa kemajuan disegala bidang mutlak diperlukan.

Teknologi bukan semata-mata milik mereka yang paham akan dunia perkomputeran atau jaringan. namun, teknologi sudah milik semua orang. dia dapat dipelajari dan dipraktekkan oleh semua orang dibelahan dunia manapun.

Tentunya kemajuan teknologi ini harus disambut dengan gembira dan dimanfaatkan untuk kemajuan peradaban. Semua orang tentunya masih ingat saat dahulu duduk dibangku sekolah mereka mengerjakan soal, merangkum pelajaran serta mengerjakan ulangan harian dengan menggunakan pensil atau pulpen. Sekarang sudah beralih mengetiknya pada sebuah perangkat bernama komputer atau laptop jinjing dan kemudian dicetak dengan alat bantu berupa printer.

Saat guru-guru zaman dahulu membuat alat peraga masih menggunakan alat bantu kertas karton dan menggambarnya di papan tulis, kini cukup dengan komputer dan jaringan internet yang memadai, sudah dapat berselancar serta mendesain alat bantu mengajarnya lebih menarik.

Kemajuan teknologi ini harusnya memberikan dampak yang positif pada setiap manusia. Namun, sepertinya tidak pada kemajuan dunia tulis menulis, saat kemudahan untuk menulis dengan banyak media dan teknologi canggih sudah tersedia, saat itu pula kemunduran di dunia tulis menulis berlangsung.

Dunia tulis menulis sudah dikalahkan dengan media sosial yang sedang merambah semakin banyak. Ibarat virus merebaknya media sosial dengan berbagai fitur dan kelebihanya membuat lupa setiap manusia untuk menulis. bukan lupa untuk menulis dalam arti sesungguhnya namun mereka tetap menulis tentang apapun yang saat itu dirasakanya dan dituangkan pada media sosial yang sedang diikutinya.

Sederhananya, media sosial sebenarnya juga merupakan pemantik jitu untuk dapat dimanfaatkan sebagai sarana setiap orang menulis apapun. mereka tidak harus bersusah payah mencari momen, mencari inspirasi untuk dituliskan. Mereka cukup berkutat pada media sosial yang sedang diikutinya kemudian menuliskan beberapa paragraf tulisan untuk kemudian dapat dibaca oleh banyak orang. Mari manfaatkan teknologi yang ada untuk lebih produktif dan mengembangkan wawasan berkemajuan.

 

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 350 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.