Mahasiswa ITS Raih SVC Award di Harvard AS




SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Kali ini, dua dari delapan delegasi ITS di Harvard National Model United Nation (HNMUN) 2018 berhasil mendapatkan penghargaan Social Venture Challenge (SVC) Award. Adalah Adela Almira Hermawan, mahasiswi Departemen Teknik Industri ITS dan Salsabila Annisa Rengganis, Departemen Sistem Perkapalan ITS yang meraih SVC Award dan menjadi satu-satunya delegasi Indonesia yang meraih penghargaan ini.

Sebagai perguruan tinggi unggulan di Indonesia, ITS tidak bosan untuk mengharumkan nama besar bangsa ini. Penghargaan SVC mampu menjadi bukti apabila mahasiswa ITS dapat menawarkan solusi efektif atas permasalahan kompleks yang terjadi di Indonesia. Mereka juga menunjukkan bahwa Indonesia juga dapat bersaing di dunia internasional.

SVC Award adalah penghargaan bagi tim yang memiliki inovasi proyek sosial bagi masyarakat. Dengan membawakan proyek berjudul Vish Diesel, Salsa dan rekannya mencoba mengenalkan potensi maritim di Indonesia di mata dunia. Mereka memberdayakan nelayan di Desa Brondong, Lamongan, Jawa Timur dengan mengolah limbah ikan menjadi bahan bakar diesel.

Salsa mengatakan, bukan hal mudah untuk meraih penghargaan ini. Ia dan tim memersiapkan diri sejak Juli tahun lalu. “Berkat usaha dan doa, kami bersyukur atas prestasi yang kami raih ini,” tutur Salsa yang dihubungi melalui pesan online, Kamis (22/2).

BACA JUGA – Raih Gelar Doktor dengan Teliti Sel Surya

Selain Salsa dan Adela, anggota tim dari ITS lainnya adalah Nashua Fajriani Putri, Leonard, Mumtaza Rizky Iswanda, Rachmad Ananto Wicaksono, Qaedi Aufar S. Bantasyam,dan Yohanes Bayu S Nugroho yang pergi ke Boston untuk berlaga di HNMUN 2018 ini. Mereka diperkirakan akan tiba kembali di Indonesia pada Selasa (27/2) mendatang.

“Sebelumnya ITS telah memenangkan penghargaan yang sama pada tahun 2015 dan 2016,” ungkap Salsa. Dalam ajang bergengsi ini, lanjutnya, tiga tim delegasi dari ITS berhasil lanjut hingga babak final. Satu tim di antaranya berhasil menyabet penghargaan.

Ia mengatakan, ITS sempat berencana vakum untuk tidak mengirimkan delegasinya tahun ini. Tetapi, dengan beribu pertimbangan, akhirnya terpilihlah delapan delegasi terbaik yang siap berkompetisi.

Seperti diketahui, HNMUN adalah kompetisi simulasi sidang Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang diselenggarakan setiap tahun oleh Universitas Harvard, Boston, Massachusset, Amerika Serikat. “Kompetisi ini sudah berlangsung sebanyak 64 kali dan diikuti oleh ribuan mahasiswa dari seluruh dunia,” pungkas Salsa. (Red)

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 321 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.