Barunastra, Jawara Kapal Tanpa Awak Milik ITS




SURABAYA – Satu lagi tim andalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang tidak bosan mengukir prestasi. Adalah Barunastra, tim yang bergelut dalam bidang robot kapal tanpa awak ini telah menjuarai beberapa ajang bergengsi baik di dalam maupun luar negeri.

Nama Barunastra merupakan perpaduan dari kata Varuna dan Astra. Varuna memiliki arti dewa Baruna yang merupakan dewa penguasa laut menurut mitologi Hindu. Sedangkan astra adalah senjata. Barunastra merupakan senjata dewa Baruna yang berbentuk jaring atau jala.

Khalif Aji Puspito, Ketua Barunastra ITS mengatakan, ada harap tersendiri dari nama tersebut. Dari senjata dewa Baruna yang berbentuk jaring, tim ini ingin menciptakan jaringan yang kuat di ITS sehingga mampu menguasai laut Indonesia. “Barunastra di bentuk atas mimpi besar Teknik Sistem Perkapalan ITS mengenai riset roboboat dan solarboat untuk kompetisi kelas internasional,” tuturnya.

Pada mulanya, Barunastra dibentuk karena adanya Kontes Kapal Cepat Tidak Berawak Nasional (KKCTBN) 2012. ITS ingin unjuk kebolehan dan akhirnya mengirim tim bernama Barunastra Acalendra pada KKCTBN 2012. Tidak disangka, pada kompetisi pertama tersebut, tim berhasil menyabet juara satu untuk kategori Electric Remote Control (ERC). Baru di tahun 2014, nama Barunastra resmi digunakan dengan menghapus kata Acalendra.

Khalif menjelaskan, ada tiga jenis kapal yang menjadi objek penelitian Barunastra. Kapal Pertama, Autonomous Manufact. Robot kapal tersebut bisa berjalan tanpa kendali manusia. Tetapi menggunakan sensor khusus untuk menuju lokasi sasaran.

BACA JUGA – Tahun 2018, ITS Buka Lima Prodi Baru

Kapal kedua yaitu Electric Remote Control (ERC). Kapal ini menggunakan baterai daya yang dijalankan dengan remote. Dan yang terakhir Fuel Engine Remote Control yang hampir sama dengan ERC tetapi sumber penggeraknya bahan bakar.
Sejak aktif dalam perlombaan KKCTBN, Barunastra tidak pernah absen menyabet kemenangan. Tahun lalu, tim Barunastra berhasil menjadi Juara Umum dalam Deconbotion 2017 untuk kategori autonomous dengan menyabet Juara 1, Juara 2 dan Best Design sekaligus.

Di tahun 2016, Barunastra juga berhasil membawa pulang trophy juara tiga kategori Autonomous pada kompetisi yang diselenggarakan Association Unmanned Vehicle Systems International (AUVSI) Foundation di Virginia, Amerika Serikat.

Saat ini, Barunastra sudah memasuki generasi ke tujuh dan akan bertanding pada International Roboboat Competition AUVSI pada Bulan Juni depan. Khalif berharap, prestasi bisa terus menerus diukir oleh tim multi departemen ini.

“Barunastra memberi wadah bagi Mahasiswa ITS untuk mengukir prestasi bersama. Kami berharap semua pihak mendukung kami mewujudkan mimpi menjadi juara dunia kompetisi roboboat. Perjuangan tidak berhenti disini,” pungkas Khalif. (Red)

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 344 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.