Rektor ITS Apresiasi Mahasiswa Berprestasi Internasional




SURABAYA – Prestasi gemilang telah banyak ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, termasuk di tahun 2018 ini. Tidak hanya berkiprah di kancah nasional, namun juga cukup banyak menyumbangkan prestasi internasional dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia.

Atas sumbangsih yang berharga tersebut, Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD pun memberikan apresiasi langsung dengan memberikan ucapan terima kasih dan menyalami semua mahasiswa tersebut dalam acara peresmian Auditorium Gedung Pusat Riset ITS, Jumat (15/3).

Dalam penyambutan mahasiswa berprestasi internasional ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS Prof Dr Ir Muhammad Nuh DEA, Ketua Senat Akademik ITS Prof Ir Priyo Suprobo MS PhD dan beberapa pejabat tinggi ITS lainnya.

BACA JUGA – Usia 69 Tahun, Dosen Sipil ITS Telah Raih 50 Kejuaraan Billiard

Adapun beberapa prestasi internasional yang didapat ITS sejak awal tahun 2018 lalu antara lain keberhasilan tim COFITER dan tim Bio-Re yang menang dalam ajang Greenwave Enviromental Care Competition 2018 di Singapura, penghargaan Social Venture Challenge (SVC) Award di Harvard National Model United Nation (HNMUN) 2018, tim mobil hemat energy Sapuangin dan Nogogeni yang suskes memboyong juara 1 dan 2 dalam ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2018 dan Drivers’ World Championship (DWC) Asia 2018 di Singapura pekan lalu.

Tim Sapuangin berhasil merebut juara pertama dalam SEM Asia 2018 kategori Urban Concepts – Internal Combustion Engine (ICE) dan juara dua untuk kompetisi balap final Drivers’ World Championship (DWC) Asia 2018. Kesuksesan tim Sapuangin tersebut juga mengantarkan mereka nantinya berlaga ke ajang Grand Final DWC International di London, 8 Juli mendatang. Sedang tim Nogogeni berhasil meraih juara runner up SEM Asia 2018 kategori Urban Concepts – Battery Electric.

Dalam kesempatan kali ini, Manajer Nonteknis Tim Sapuangin, Billy Firmansyah membeberkan bahwa kunci keberhasilan yang selama ini dipegang oleh tim Sapuangin adalah kerja sama tim dan riset. “Untuk memupuk hasil yang baik diperlukan kekompakan antar tim dan perlunya riset yang bertahap,” jelas mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2014 tersebut.

Menurut Billy, persiapan yang sedang dirancang oleh Tim Sapuangin menjelang laga di London antara lain dengan mencoba mengotak-atik dan mencari inovasi baru agar bisa merebut gelar juara tingkat internasional nantinya.

Terkait dengan prestasi-prestasi mahasiswa ITS tersebut, Joni Hermana mengaku sangat senang dan mendukung prestasi-prestasi mahasiswanya di segala bidang. “Ke depannya, kami berharap semakin banyak lagi penghargaan internasional yang bisa diboyong oleh mahasiswa ITS agar bis amengharumkan nama ITS dan bangsa Indonesia tentunya,” tutur Joni berpesan. (Red)

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 321 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.