Baronas ITS, Ajak Masyarakat Indonesia Kembangkan Teknologi Robot




SURABAYA – Fakultas Teknologi Elektro (FTE) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mengadakan agenda besar, yakni Lomba Robot Nasional (Baronas) 2018. Bertempat di Pusat Robotika ITS, kegiatan ini resmi dibuka Sabtu (31/3).

Baronas merupakan salah satu rangkaian acara dari Event of Electrical Faculty (Evolty) 2018 yang diselenggarakan oleh FTE ITS Surabaya. Mengusung tema Intelligent Assistance for Better Living, acara ini bertujuan mengajak masyarakat Indonesia untuk mengembangkan inovasi teknologi robot. “Secara khusus, agenda lomba ini juga untuk mengenalkan dan mengasah kemampuan para pelajar serta masyarakat umum dalam bidang teknologi robotika”, ungkap Andre Fajar Nugroho selaku ketua panitia acara.

BACA JUGA – Terinspirasi Al-Qur’an, Dosen Kimia ITS Teliti Bahan Obat Herbal

Menurut Andre, peserta dalam lomba ini dibagi menjadi empat kategori yakni pelajar SD, SMP, SMA, dan umum. Jenis robot yang diperlombakan untuk masing-masing kategori berbeda.

Ia menambahkan bahwa untuk kategori SD, robot yang diperlombakan adalah jenis Line Tracer Analog (LTA). Robot jenis ini mampu menyusuri garis dengan membedakan warna antara garis dengan lantai. “Selain menyusuri garis, robot-robot ini juga harus memindahkan barang berupa kelereng,” ujarnya.

Untuk pelajar SMP, robot yang diperlombakan adalah jenis robot Transporter, yakni robot yang mampu memindahkan barang dengan lintasan atau track tertentu. Peserta dibebaskan memakai robot Transporter yang menggunakan kabel ataupun tanpa kabel (wireless).

Sementara itu, untuk kategori SMA, robot yang diperlombakan berjenis Line Tracer Micro. Berbeda dengan kategori SD, robot ini sudah dilengkapi dengan pemrogaman software. Jenis Robot Line Tracer Micro ini harus memindahkan barang secara estafet.

Dan yang terakhir adalah robot sumo yang diperlombakan untuk umum. Nantinya, robot sumo harus beradu kekuatan agar dapat mengeluarkan robot lawan dari arena pertandingan layaknya pertandingan sumo manusia.

Andre Fajar Nugroho berharap dengan adanya Baronas 2018, diharapkan para peserta semakin termotivasi untuk mengembangkan teknologi robotika. “Dunia robotik di Indonesia saat ini sudah mulai berkembang, sehingga melalui kegiatan ini diharapkan para peserta semakin tertarik membawa dunia robotik Indonesia semakin canggih,” ujarnya. (Red)

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 344 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.