ITS Berangkatkan 13 Bus Mudik Bareng Gratis




SURABAYA – Mudik ke kampung halaman sudah menjadi tradisi masyarakat di Indonesia ketika menjelang Lebaran. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya  kembali menggelar kegiatan Mudik Bareng (Mubar) secara gratis yang diberangkatkan pada Sabtu (9/6) pagi.

Kegiatan mudik bareng ini merupakan bagian dari program Ramadhan di Kampus (RDK) 39 yang bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur. Terdapat sebanyak 13 bus berjejeran di Taman Alumni ITS yang siap mengantar para pemudik.

Ada delapan rute perjalanan yang akan dilalui bus-bus tersebut, antara lain Kertosono-Trenggalek, Situbondo-Banyuwangi Utara, Karangjati-Ngawi, Malang-Blitar, Jember-Banyuwangi Selatan, Madiun-Ponorogo, Madiun-Magetan, dan Bojonegoro.

BACA JUGA – Mahasiswa ITS Konsepkan Strategi Dongkrak Penjualan

“Satu bus akan melalui satu rute, kecuali rute Kertosono-Trenggalek dilalui dua bus dan Jember-Banyuwangi Selatan serta Madiun-Ponorogo dilalui tiga bus,” jelas Muhammad Saad Salahudin, Ketua Pelaksana. Hal ini dikarenakan banyaknya kuota pendaftar mudik bareng di ketiga rute tersebut.

Tidak seperti tahun sebelumnya, mudik bareng kali ini didominasi oleh masyarakat umum. Yakni sebanyak 284 orang dari total pendaftar 431 orang. Masyarakat tersebut umumnya berasal dari warga wilayah Keputih, Gebang dan sekitarnya yang dekat dengan kampus ITS.

Mahasiswa yang jadi pendaftar pun tak hanya dari ITS, tetapi juga dari kampus-kampus lain di Surabaya. “Saya merasa senang bisa mudik bareng secara gratis ini, merasa terfasilitasi sekali, jadi bisa menghemat ongkos kendaraan,” tutur Indah, mahasiswa Universitas Airlangga yang akan mudik ke Probolinggo.

Hal senada diungkapkan beberapa mahasiswa ITS yang mengikuti mudik bareng ini. “Mudik bareng ini telah saya nantikan dari dulu, karena saya ingin bertemu sama keluarga. Sayangnya, nilai ujian saya  belum keluar sehingga hati ini masih was-was,” ungkap Desi, mahasiswa Departemen Matematika ITS.
Banyaknya pendaftar mudik bareng ini  selain dikarenakan dari segi bebas biaya, juga terlihat dari segi kemudahan dalam mendaftar. Hanya dengan melampirkan fotokopi KTP atau Kartu Keluarga (KK), sudah bisa menjadi pendaftar mudik bareng ini.

Saad juga mengatakan bahwa mudik bareng ini selain bertujuan untuk memfasilitasi para pemudik, juga menjadi program syiar masyarakat yang dikemas dalam bentuk kebaikan sosial, terlebih di bulan Ramadan.

Sebanyak 431 bingkisan yang berisi snack, kurma, dan minuman pun telah dipersiapkan oleh panitia RDK untuk dibagikan ke para pemudik saat perjalanan, sebagai bentuk oleh-oleh dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan ITS.

Keberangkatan bus dimulai pukul 08.30 WIB. Sebelum diberangkatkan, para pemudik bareng ini diminta melakukan doa bersama di Taman Alumni ITS. Harapannya, agar selamat sampai tujuan. (Red)

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 295 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.