Sadar Pentingnya Start-Up, ITS Gelar Gathering




SURABAYA – Untuk menjalin kolaborasi antar inkubator, komunitas dan start-up di Kota Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya gelar acara Gathering sebagai langkah awal untuk berkolaborasi. Dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya, Agus Imam Sonhaji ST MMT, acara tersebut bertempat di Gedung Research Center ITS, Jumat (7/7).

Agus mengungkapkan, kegiatan Gathering yang dimotori oleh ITS ini dapat menjadi media antar start-up untuk saling bersinergi. Hal itu menurutnya, karena sebagian besar Start-Up yang ada tidak terbiasa bekerja secara berkelompok. Dengan adanya kegiatan ini, mereka dapat memadukan sumber daya yang ada dapat dilakukan pembinaan bersama dengan berkolaborasi. “Ini merupakan kegiatan baru yang patut diapresiasi, dan tentunya akan dilakukan secara berkala,” ujarnya.

Alumni Teknik Mesin ITS ini menambahkan, pemerintah akan berperan aktif dalam pengembangan Start-Up yang ada. Pemerintah akan menyediakan ruang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait Start-Up binaan, karena menurutnya keberadaan Start-Up ini sebagai pengungkit perekonomian kota. “Kami yang akan menjadi penyelenggara untuk acara selanjutnya dan akan dibahas pemetaan yang telah dilakukan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala UPT Inkubator Industri ITS Ary Bachtiar ST MT PhD menjelaskan, banyaknya inkubator dan Start-Up yang berjalan sendiri memunculkan satu bentuk terobosan untuk membentuk suatu wadah yang dapat menampung potensi yang ada di Surabaya.

BACA JUGA – Delegasi ITS Raih Penghargaan di Japan English MUN 2018

Hal ini bertujuan agar Surabaya dapat memenangkan pertarungan dagang di dunia global. Terlebih sebentar lagi barang-barangimpor akan mudah memasuki pasar nasional. Sehingga diharapkan Start-Up yang ada di Indonesia bisa bertahan dari serangan pasar global. “Kolaborasi ini tentunya bisa meningkatkan nilai jual dan ITS sebagai leader,” ungkap dosen Teknik Mesin ITS tersebut.

Sejalan dengan itu, pemilik Start Up Kapal Kano LCGS, Taufikur Rahmadani merasa senang karena dapat menunjukkan keberadaannya (para Start-Up) di hadapan para inkubator dan Pemerintah Kota Surabaya. Ia berharap acara ini akan menjadi pintu untuk mengembangkan Start-Up yang ada di Surabaya. “Tentunya melalui Gathering ini kami akan terwadahi untuk berdiskusi dan kami selalu menunggu acara seperti ini,” pungkasnya. (Red)

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 340 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.