Harapan Membangun SPK




Oleh : M. Arfan Mu’ammar

Sama sekali tidak terbesit di hati saya akan diberi amanah memegang nahkoda Sahabat Pena Kita (SPK). Tentu tidak mudah, mengingat komunitas ini baru terbentuk (walaupun sebuah metamorfosis dari komunitas kepenulisan sebelumnya), namun setidaknya ini akan mulai dari awal.

Tentu semua harus dirubah menjadi baru, walaupun beberapa masih berkiblat pada komunitas sebelumnya. Seperti setoran bulanan dan punishment, walaupun tidak bisa dibilang sama persis.

Ketika amanah itu saya terima, saya langsung teringat salah satu pesan ketika di pondok dulu : “siap memimpin dan siap untuk dipimpin”, dengan mengucap bismillah saya akan berusaha melaksanakan sebaik yang saya mampu menjalankan.

Lantas apa yang harus dilakukan demi kemajuan organisasi ini? tulisan ini saya tulis di kereta api dari yogyakarta menuju Surabaya. Ada beberapa hal yang terbesit dalam pikiran saya, tentu harapan ini masih sangat terbuka untuk diberi masukan dari para anggota lain. Harapan ini, sebagian saya sarikan dari dengar pendapat anggota SPK di UNISA, sebagian lain saya kembangkan sendiri. Setidaknya ada beberapa harapan yang dapat dilakukan sebelum kopdar II, 6 bulan mendatang :

1). Menyusun organisasi kepengurusan. Tentu kepala tidak akan berarti apa-apa tanpa ada anggota tubuh lain seperti kaki, tangan, telinga, mata dan seterusnya.
2). Mengorganisir tulisan wajib bulanan dan tulisan sunnah harian serta memberikan punishment humanis kepada anggota yang tidak menunaikannya
3). Membuat media sosial resmi. Di era digital ini, eksistensi seseorang atau sebuah komunitas akan tampak jika ia aktif dan eksis bermedia sosial, maka membuat akun resmi media sosial SPK seperti FB, IG, Twitter menjadi sebuah keniscayaan.
4). Mendaftarkan komunitas ini menjadi sebuah organisasi publik. Organisasi ini bukan milik seseorang atau segelintir orang. Organisasi ini tidak diwakafkan untuk seseorang atau segelintir orang. Organisasi ini milik bersama, tidak ada satupun dari kita yang berhak mengklain bahwa ini dulu dibuat atau atas inisiasinya. Organisasi ini dibuat bersama dan atas inisiasi bersama. Titik.
5). Setelah menjadi organisasi publik, perlu kiranya membuat KTA (Kartu Tanda Anggota) sebagai sebuah indentitas.
6). Kop surat, stempel, alamat tentu menjadi sebuah keniscayaan
7). Membuat Mars SPK, menindak lanjuti gubahan lirik dari Prof Chirzin
8). Membuat PIN, Kaos atau Jasket dan Aksesoris lain sebagai tambahan (jika diperlukan)

Harapan ini, semoga bukan harapan kosong..
Harapan ini, harus terus didorong..

Harapan ini, juga bukan harapan palsu..
Yang dielu-elu tanpa ada laku..

Harapan ini, harapan kita bersama..
Harapan ini, semoga dapat terwujud sebelum Kopdar SPK II, yang belum tahu di mana..

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 358 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.