Galang Dana Beasiswa, Alumni ITS Gelar Turnamen Golf




SURABAYA – Menyadari pentingnya pendidikan di perguruan tinggi, ITS GOLFER bersama Yayasan Beasiswa Alumni ITS (YBAI) turun tangan guna menggalang dana beasiswa. Hasil penggalangan dana ini akan disalurkan kepada mahasiswa ITS yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Kegiatan menghimpun dana ini dikemas melalui turnamen golf yang diselenggarakan pada Minggu (2/9), di Pondok Indah Golf, Jakarta.

ITS GOLFER merupakan perkumpulan para alumni ITS pecinta olahraga golf. Pada tahun 2014, paguyuban tersebut mendirikan YBAI guna membantu mahasiswa ITS yang kurang beruntung pada perekonomian keluarga. Lima tahun sudah, kegiatan penggalangan dana yang dibalut turnamen golf ini sukses digencarkan. Selama penggalangan dana, hasil yang didapatkan sebagian besar bersumber dari donatur para alumni, sponsor, dan biaya pendaftaran turnamen.

Dana yang didapatkan pada penggalangan dana saat ini kurang lebih 1.4 Milyar. “Dana yang digelontorkan untuk beasiswa YBAI tahun ajaran 2018/2019 sebesar 500juta. Namun tidak menutup kemungkinan untuk bertambah,” jelas Ir Agus Witjaksono, Ketua Panitia sekaligus Ketua Umum YBAI.

Dana tersebut akan disalurkan kepada mahasiswa yang membutuhkan melalui Badan Akademik dan Kemahasiswaan ITS. Mulai saat ini, Agus menjelaskan, ia akan menerapkan sistem orang tua asuh pada beasiswa YBAI. Yang dimaksudkan adalah biaya kehidupan dan studi mahasiswa penerima beasiswa, akan ditanggung sepenuhnya oleh orang tua asuh sebesar 15juta tiap tahunnya. Hingga saat ini, terdapat 21 orang yang bersedia menjadi orang tua asuh.

BACA JUGA – Jangan Berlebihan Mencintai Keluargamu!

Ke depannya, Agus berharap sistem orang tua asuh dapat diterapkan sepenuhnya dan pembiayaan dilakukan secara berkelanjutan hingga lulus. “Saya juga berharap, kelak jika anak asuhnya sudah lulus dapat terus dipantau terkait pekerjaannya,” ucap alumni Teknik Elektro itu.

Dellani Rahmawati dan Ahmad Minhajul Mubarokah, perwakilan mahasiswa penerima beasiswa YBAI pun senada dengan Agus. Mereka berharap, beasiswa dengan sistem orang tua asuh dapat berlangsung hingga lulus. “Dengan begitu, saya akan lebih berkonsentrasi selama kuliah dengan tidak terlalu memikirkan mencari biaya hidup dan kuliah. Selain itu, beasiswa ini akan saya jadikan motivasi untuk lebih berprestasi,” ujar Dellani, Mahasiswa Departemen Statistika.

Acara penggalangan dana sekaligus turnamen golf ini pun dijadikan para alumni ITS sebagai ajang silaturahmi serta membangkitkan kepedulian alumni ITS kepada almamater. Agus menambahkan, maksud lain menyelenggarakan kegiatan ini adalah agar dapat mewadahi silaturahmi Rektor ITS bersama alumni dan menciptakan sinergi.

Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD yang turut hadir dalam penyelenggaraan galang dana ini turut angkat bicara. “Saya merasa senang alumni ITS masih peduli pada para juniornya sehingga saya berharap agar kegiatan semacam ini dapat terus berlangsung,” tutur Joni.

Selain itu, Joni pun berpesan kepada para mahasiswa penerima beasiswa agar senantiasa mempertanggung jawabkan amanah tersebut. “Saya harap penerima beasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan bermanfaat bagi orang lain,” harapnya. (Red)

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 340 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.