Menjaga Komitmen




Oleh : M.  Arfan Mu’ammar  

commitment is what transforms a promise into reality” Abraham Lincoln

Dalam KBBI V, komitmen memiliki arti perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu. Sedang secara istilahi bermakna janji pada diri kita sendiri atau pada orang lain yang tercermin dalam tindakan kita.

Lalu apa sich komitmen kita bergabung di Grup Sahabat Pena Kita?

Karena SPK adalah grup kepenulisan, tentu komitmen atau janji kita, baik pada diri sendiri maupun pada orang lain adalah “menulis” yang tercermin dalam sebuah “tindakan”.

Jika “tindakan” itu tidak terwujud dan tidak tercermin dalam perilaku, artinya kita sudah melanggar komitmen, sudah mengingkari janji. Apakah komitmen harus dijaga? dan juga janji harus ditepati?

BACA JUGA – Manajemen Bisnis ITS Wadahi Diskusi Perkembangan Bisnis Masa Kini

Istilah arab mengatakan “al-Wa’du Daynun” janji adalah hutang. Jika membayar hutang adalah kewajiban, maka menepati janji dan menjaga komitmen merupakan hal yang sama. Abraham Lincoln menegaskan bahwa “commitment is what transforms a promise into reality” realisasi dari apa yang sudah disepakati adalah sebuah komitmen.

Ada sebuah pernyataan yang menarik “Komitmen itu belum tentu cinta, tapi cinta itu sudah pasti komitmen”. Sudahkah kita mencintai dunia literasi?

Suatu ketika datanglah Arab Baduwi ke rumah di malam hari lalu mengatakan “kami mencintai literasi” sang pemilik rumah menjawab “jangan katakan kami mencintai, tapi katakan kami berkomitmen, karena sesungguhnya cinta itu belum masuk ke dalam dada kalian”. Hehe hanya ilustrasi saja. 

Mari bersama-sama saling memupuk diri rasa cinta terhadap literasi. Kecintaan kita akan secara otomatis menumbuhkan komitmen dalam menulis, jangankan bulanan, menulis setiap haripun akan terasa ringan. 

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 351 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.