MoU Sukses, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Menyambangi ITS




Surabaya – Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Aceh bersama sejumlah kepala sekolah dari 32 SMA dan 7 SMK se-Provinsi Aceh melakukan kunjungan ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Rabu (6/2). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang diadakan ITS dengan pemerintah Provinsi Aceh yang diadakan pada Oktober lalu.

Pada Oktober lalu ITS menandatangani MoU dengan pemerintah Aceh terkait bantuan sistem elektronik guna membangun Smart Province. Menurut Kadis Pendidikan Aceh, Syaridin SPd MPd, MoU tersebut turut membawa dampak positif di sektor pendidikan. Oleh karena itu ia tertarik untuk membawa sejumlah kepala sekolah dari Aceh untuk melakukan kunjungan agar saat kembali nanti bisa memperkenalkan ITS kepada murid-muridnya. Harapannya akan semakin banyak siswa Aceh yang mendaftar di ITS saat seleksi penerimaan mahasiswa nanti.

Syaridin melanjutkan, kunjungan ini sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah Aceh yang ingin melihat putra-putrinya berkuliah di tempat terbaik. Dengan semakin banyaknya mahasiswa Aceh di ITS, maka akan semakin banyak sumber daya manusia mempuni yang siap membangun Aceh kelak. “Untuk itu saya targetkan pada SNMPTN nanti minimal ada 23 anak-anak kami yang bisa berada di sini,” ujarnya.

BACA JUGA – Bright Future Ahead, Pamerkan Karya Inovasi Mahasiswa Desain ITS

Terkait target fakultas yang diharapkan mampu ditempati mahasiswa asal Aceh, Syaridin mengaku tidak menargetkan fakultas tertentu. Menurutnya seluruh fakultas yang ada di ITS dirasa sudah cukup bagus untuk mencetak generasi yang bisa memperbaiki keadaan Aceh ke depannya.

Dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, saat ini Provinsi Aceh menempati peringkat 20 besar untuk jumlah mahasiswa terbanyak di ITS. Prof Dr Basuki Widodo MSc yang hadir memberi sambutan di Riset Center lantai sebelas mengatakan, mahasiswa Aceh berpotensi menempati urutan 15 besar ke depannya. “Sekarang bagaimana caranya agar ITS bisa dikenal juga di Aceh, sehingga banyak siswa yang mendaftar ke sini dan bisa diseleksi sesuai prosedur yang ada,” ujarnya.

Selama berada di Surabaya sendiri sejumlah kepala sekolah ini mengadakan tur keliling ITS untuk melihat fasilitas-fasilitas yang dimiliki kampus. Selain itu mereka juga diberi arahan mengenai seleksi masuk ITS beserta tanya-jawab seputar kehidupan perkuliahan, dengan harapan dapat mengajak murid-murid mereka untuk mendaftarkan diri ke ITS. (mik)

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 392 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.