Dukung Kota Wisata, ITS Tandatangani MoU dengan Pemkot Batu

Surabaya – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali meluaskan kerja sama dengan pemerintah kota dan pemerintah daerah di Indonesia. Kali ini, ITS bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Batu secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait kerja sama rencana proyek pembangunan daerah yang berlangsung secara virtual melalui zoom, Selasa (30/6).

Agenda ini dihadiri pejabat di lingkungan Pemkot Batu dan pimpinan ITS diantaranya Ibu Dewanti Walikota Batu, Prof. Ashari Rektor ITS yang didampingi Wakil Rektor 4, Wakil Rektor 2, Sekretaris ITS, Humas dan Protokoler ITS, Tim Pusat Kajian Kebijakan Publik Bisnis dan Industri ITS, Dr. Arman Hakim Nasutioan bersama Dr. Choirul Mahfud, dan tim KPPBI lainnya.

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari M Eng dalam sambutannya menyampaikan, MoU ini merupakan bentuk perpanjangan dari kerja sama antara ITS dan Pemkot Batu yang telah berjalan selama enam tahun. “Selain bentuk pembaharuan MoU yang telah habis di tahun 2019, ITS juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Batu yang sudah bekerja sama membangun daerah,” tuturnya.

BACA JUGA – Tim Abdimas PKKPBI ITS Survey Lokasi Rencana Pusat Wisata Herbal di Kota Batu

Rektor yang kerap disapa Ashari ini menjelaskan, selama ini, ITS dan Kota Batu telah mengembangkan proyek pembangunan kota Batu sebagai kota wisata yang meliputi masterplan pembangunan drainase air minum, persampahan, smart city dan proyek pembangunan lainnya. Ashari juga berharap ke depannya kerja sama ini tidak hanya antara dua institusi. “Dengan network yang kita miliki saat ini, kita bisa menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN), investor, perusahaan startup yang sangat berpotensi untuk mengembangkan pembangunan Kota Batu, khususnya sektor pariwisata,” ujarnya.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko MSi mengungkapkan bahwa salah satu proyek terbesar yang sedang dikerjakan dengan ITS yakni pembuatan kereta gantung yang masih mengalami penundaan sementara karena pandemi Covid -19. “Semoga pandemi ini segera membaik, sehingga progres kami untuk proyek ini dapat segera dilanjutkan, tentunya bersama ITS yang akan terus men-support Kota Batu,” ungkapnya.

Dewanti juga menjelaskan bahwa pendampingan akademisi sangat dibutuhkan, khususnya pada proyek-proyek pembangunan daerah. Ia juga mengapresiasi program pengabdian masyarakat dari ITS yang terlaksana di Kota Batu terkait rencana wisata herbal. “Itu merupakan sebuah cita-cita kami (Pemkot Batu, red), di mana tanaman herbal di Kota Batu sangat berpotensi besar untuk dikembangkan. Dalam program ini tanaman herbal dan sektor pariwisata mendapat dukungan yang bagus,” paparnya.

Di akhir sambutannya, Dewanti berharap, melalui pendampingan ITS dalam proyek pembangunan Kota Batu akan membantu Pemkot Batu untuk mencapai keberhasilan dalam pembangunan daerah. “Semoga dengan kerja sama ini dapat berdampak positif bagi ITS serta seluruh masyarakat Kota Batu,” pungkas Dewanti. (Red)

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 527 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.