ISICO 2019 Bahas Peran Sistem Informasi di Era 4.0

Surabaya – Era revolusi industri 4.0 saat ini tidak bisa terlepaskan dengan teknologi informasi yang terus berkembang pesat. Hal ini menjadi dasar Departemen Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam mengadakan Information System International Conference (ISICO) 2019 untuk membahas isu tersebut selama tiga hari, sejak Selasa (23/7).

Berlangsung di Hotel Bumi Surabaya, konferensi ini mendatangkan empat pembicara utama yaitu Prof Hyerim Bae PhD dari Pusan National University (PNU) Korea, Prof Robert M Davison dari City University of Hongkong, Prof Rosemann dari Queensland University of Technology (QUT) Australia, dan Prof Torsten Reiners dari Curtin University Malaysia.

Wakil Rektor I ITS Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT merasa konferensi ini sangat perlu dilakukan seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu besar. Para ahli dari luar negeri tersebut akan membagikan bagaimana sebenarnya kondisi perkembangan teknologi yang sudah terjadi di luar Indonesia saat ini yang mungkin masih belum diketahui banyak orang.

Adi juga mengharapkan dari konferensi ini, para peserta yang merupakan mahasiswa magister atau doktoral bisa memperbesar riset mereka. “Sehingga akan banyak terkumpul berbagai ide terbaru pada masa kini untuk perkembangan di masa depan,” ungkap guru besar Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Elektro ITS tersebut.

BACA JUGA – PSM ITS Sabet Enam Gelar Juara di Italia

Sementara itu, Ketua Pelaksana ISICO 2019 Nur Aini Rakhmawati SKom MScEng PhD mengaku, peserta dari konferensi ini juga berasal dari berbagai benua. Kegiatan dua tahunan tersebut juga bertujuan untuk membangun komunikasi dari para peneliti dari berbagai negara. “Harapannya juga bisa membuka peluang student exchange dengan mahasiswa asing,” ungkapnya.

Dosen yang biasa disapa Aini tersebut menyebutkan bahasan konferensi ini meliputi bagaimana peran teknologi sistem informasi pada era revolusi industri 4.0 dan era big data yang saat ini sudah mencakup pada berbagai aspek. Selain itu, juga hal mengenai bisnis manajemen juga turut disinggung pada pembahasan tersebut.

Selain berdiskusi, Aini menyebutkan para peserta yang telah mengirimkan karyanya sebelumnya berupa paper juga diberi kesempatan untuk mempresentasikannya. Dari hal tersebut akan memunculkan interaksi untuk berbagi ilmu satu sama lainnya. “Selain itu, dipamerkan pula beberapa karya inovasi mahasiswa ITS yang ditujukan bagi seluruh peserta tersebut,” ujar dosen Departemen Sistem Informasi ini. (Red)

Rumah Pendidikan
About Rumah Pendidikan 534 Articles
RAPIDO adalah Rumah Pendidikan Indonesia. Website ini adalah rumah bagi seluruh masalah pendidikan di Indonesia untuk didialogkan dan didiskusikan. Karenanya website ini bukan hanya media guru dalam mengaspirasikan permasalahannya, akan tetapi media bagi pemegang kebijakan (pemerintah) dalam mengambil setiap kebijakannya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.